بسم الله الرحمن الرحيم
KHUTBAH IDUL ADH-HA 1431 H
MORE PROFESSIONAL MORE RELIGIOUS
الحمد لله رب العالمين.أشهد أن لا إله إلا الله، و أشهد أن محمدا عبده و رسوله. اللهم صل على محمد و على أله وصحبه أجمعين. أوصيكم و إياي نفسي بتقوى الله قفد فاز المتقون ولا تموتن إلا و أنتم مسلمون
قال الله تعالى:
يا أيها الذين آمنوا اتقوا الله حق تقاته ولا تموتن إلا وأنتم مسلمون
وقال:
يا أيها الناس اتقوا ربكم الذي خلقكم من نفس واحدة وخلق منها زوجها وبث منهما رجالا كثيرا ونساء واتقوا الله الذي تساءلون به والأرحام إن الله كان عليكم رقيبا
وقال:
يا أيها الذين آمنوا اتقوا الله وقولوا قولا سديدا. يصلح لكم أعمالكم ويغفر لكم ذنوبكم ومن يطع الله ورسوله فقد فاز فوزا عظيما
فإن أصدق الحديث كتاب الله و خير الهدي هدي محمد و شر الأمور محدثاتها، و كل محدثة بدعة، و كل بدعة ضلالة، وكل ضلالة في النار.
الله أكبر، الله أكبر، الله أكبر3x
الله أكبر ولله الحمد.
Hadirin jama’ah Idul Adh-ha rahimakumullah.
Segala puji hanya milik Allah semata, Rabb yang senantiasa melimpahkan karunia-Nya kepada hamba-hamba-Nya, satu-satunya Ilah yang benar untuk disembah dan dipuja, yang tiada dzat lain yang layak disembah dengan benar selain Dia, Dzat yang layak dipuja dengan haq, tiada puja dan puji bagi yang lain selama menyelisihi-Nya. Sholawat dan salam semoga tetap tercurah kepada junjungan kita Nabiyullah Muhammad , pemimpin dan penutup para nabi dan rasul, peribadi yang penuh tauladan yang baik, pemimpin yang mewariskan petunjuk terbaik bagi manusia, tidak ada aturan dan tatanan hidup yang lebih baik dari aturan dan tatanan hidup peninggalannya, Nabi dan Rasul yang barang saiapa yang dakwah Muhammad telah sampai kepadanya, lalu ia tidak mau beriman, maka tidak ada tempat baginya melainkan neraka yang menyala-nyala. Na’udzubillaahi min dzaalik. Lalu keselamatan dan kesejahteraan semoga terlimpah juga kepada seluruh sahabatnya dan kepada siapa saja yang mengikuti sunnahnya, dan semoga diberi keistiqamahan dalam mengemban risalah akhir zaman ini.
الله أكبر، الله أكبر، الله أكبر3x
الله أكبر ولله الحمد.
Pagi ini jama’ah haji berangkat ke Mina setelah kemarin siang wukuf di Arafah, lalu malam harinya bermalam di Muzdalifah. Mereka dengan gegap gempita namun penuh kekhusu’an melantunkan talbiyyah
لبيك اللهم لبيك، لبيك لا شريك لك لبيك. إن الحمد و النعمة لك و الملك لا شريك لك.
Aku penuhi panggilan-Mu Ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu, aku penuhi panggilan-Mu yang tiada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji dan nikmat serta kekuasaan adalah milik-Mu yang tiada sekutu bagi-Mu.
Hadirin jama’ah Idul Adh-ha rahimakumullah.
Kalau kita renungkan maka, prosesi ibadah haji adalah merupakan napak tilas dari penggalan perjalanan hidup para kekasih Allah , Nabi Ibrahim , dan Isma’il serta ibunda Hajar yang berjiwa tawakkal penuh kepad Allah , yang kemudian ditampilkan oleh Rasulullah dalam manasik haji beliau.
الله أكبر، الله أكبر، الله أكبر3x
الله أكبر ولله الحمد.
Hadirin jama’ah Idul Adh-ha rahimakumullah.
Rangkaian manasik haji mengingatkan kita kepada sejarah perjalanan hidup Nabi Ibrahim . Hidup yang penuh dengan ujian dalam rangka mencari kebenaran, mendakwahkannya dan mempertahankannya. Beliau mengamati alam sekitar untuk mengenal Rabbnya. Ia melihat bintang. Ia kira itulah tuhan, setelah bintang tenggelam, ia bergumam tidak mungkin tuhan tenggelam. Ketika terbit bulan ia kira inilah tuhan, ini lebih besar. Tatkala tenggelam kembali ia ragu. Lalu terbitlah matahari lebih besar dan lebih terang. Tatkala mataharipun tenggelam, maka ia kemudian menolak itu semua dan hanya pasrah kepada yang member kehidupan. Sampai disinilah Allah member pengetahuan bahwa Tuhannya adalah Dzat yang telah menciptakan langit dan bumi. Perjalanan mencari Tuhan ini diabadikan dalam Al An’am 74 -81.
Setelah itu ujian demi ujian menghampiri beliau, dari perdebatan tentang aqidah dengan ayahnya Azar, dengan rajanya hingga upaya pembakaran kepadanya, hingga ia harus berhijrah ke negri Syam meninggalkan kampungnya Palestina.
Sesuatu yang tidak masuk akal Nabi Ibrahim menempatkan istrinya Hajar beserta anak kecil yang belum lama lahir di tempat yang tandus, sepi dengan perbekalan yang amat minim. Ketika perbekalan telah sangat menipis, air susu sudah pula kering, maka ke sana kemari Hajar mencari air untuk anaknya dan dirinya. Ia datangi bukit Shofa dan marwa berkali-kali karena seolah dalam pandangannya di kejauhan terdapat air. Sampai ambang batas kemampuan manusia Allah menciptakan zam-zam yang muncul dari hentakan kaki Isma’il . Kisah ini sebagian ahli tafsir mengaitkan dengan Surat Al Baqarah ayat 158.
إن الصفا والمروة من شعآئر الله فمن حج البيت أو اعتمر فلا جناح عليه أن يطوف بهما ومن تطوع خيرا فإن الله شاكر عليم
Sesungguhnya Safa dan Marwah adalah sebahagian dari syi`ar Allah. Maka barang siapa yang beribadah haji ke Baitullah atau ber-`umrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sa'i antara keduanya. Dan barang siapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri kebaikan lagi Maha Mengetahui.
Waktu berlalu tibalah Isma’il remaja yang siap berangkat dewasa, tiba-tiba Nabi Ibrahim mendapatkan perintah untuk menyembelih anaknya. Satu perintah yang sama sekali tidak masuk akal. Beberapa hari Nabi Ibrahim diliputi rasa ragu akan perintah Allah ini, ditambah lagi dengan godaan syaithan agar tidak melaksanakan perintah ini dengan alasan yang logis. Atas taufiq dan hodayah Allah kepadanya, maka Nabi Ibrahim dan Isma’il melaksanakan perintah berat ini dengan penuh kesabaran. Atas kekuasaan Allah Nabi Isma’il diganti dengan seekor hewan sembelihan yang gemuk dan Allah menyelamatkan Ismail . Kisah ini Allah abadikan dalam Surat Ash Shaaffaat (37): 101 – 111. Pada ayat 104 Allah berfirman:
فلما بلغ معه السعي قال يا بني إني أرى في المنام أني أذبحك فانظر ماذا ترى قال يا أبت افعل ما تؤمر ستجدني إن شاء الله من الصابرين
Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: "Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!" Ia menjawab: "Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar".
الله أكبر، الله أكبر، الله أكبر3x
الله أكبر ولله الحمد.
Hadirin jama’ah Idul Adh-ha rahimakumullah.
Semua ujian tadi dihadapi oleh keluarga Ibrahim dengan hanif, dengan tetap memurnikan tauhid kepada Allah semata. Tidak cenderung kepada kesyirikan sama sekali. Karena memang hanya dengan idzin Allah sajalah segala peristiwa di muka bumi ini, dalam kehidupan ini terjadi, sehingga hanya kepada-Nya saja dengan tetap memegang sunnatullah yang ada segala permasalahan hidup ini disikapi dan dihadapi serta dicari solusinya.
Mari kita tengok dan renungkan berbagai macam peristiwa baik dalam maupun luar negeri. Diluar negeri kaum muslimiin banyak menjadi korban pembantaian kaum zionis Yahudi. Kenyataan yang tidak terbantahkan ribuan muslim dibantai Yahudi. Muslimin Palestina dibantai oleh Israel, kaum muslim Afganistan dan Iraq dibombardir oleh Amerika. Juga Muslim Bosnia di hancurkan oleh Yahudi Ortodoks. Ini semua akibat terkotak-kotaknya kaum muslimin dalam paham materialism, nasionalisme buta, liberal, dan demokrasi sekuler. Mereka meninggalkan hukum Allah untuk mengatur bumi yang diamanahkan ini. Sementara itu Israel dengan 5 juta lebih penduduknya memaksakan paham sesat ini ke relung pemikiran kaum muslimin.
Keadaan dalam negeri juga sangat memprihatinkan. Kemiskinan, pengangguran, pendidikan, politik, kesehatan hingga ekonomi, dibeberapa tempat di tanah air ini masih menjadi permasalahan yang krusial. Permasalahan ummat ini tak kunjung mereda ditambah dengan kemerosotan moral sebagian anak bangsa dari korupsi hingga asusila. Musibah juga silih berganti dari banjir, gempa disusul tsunami serta gunung meletus yang menyisakan korban baik jiwa, harta maupun psikis.
Kenyataan ini semua hendaknya menjadi bahan renungan bagi segenap warga Negara, apa yang salah di negeri ini. Salah satunya –dan ini sangat meyakinkan- adalah karena penduduk negeri ini tidak kembali kepada aturan Allah dengan sempurna. Bahkan masih didengar adanya pelecehan terhadap syariat Allah , Sang Pemberi Hidup dan Kehidupan, Sang Pengatur Alam Semesta yang Maha Kuasa atas segalanya. Pasti Allah tidak memungkiri janjinya dalam Surat Al A’raf (7): 96:
ولو أن أهل القرى آمنوا واتقوا لفتحنا عليهم بركات من السماء والأرض ولكن كذبوا فأخذناهم بما كانوا يكسبون
Jika sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.(Al A’raf (7):96).
الله أكبر، الله أكبر، الله أكبر3x
الله أكبر ولله الحمد.
Hadirin jama’ah Idul Adh-ha rahimakumullah.
Berbagai musibah akhir-akhir ini ada dua fungsi. Sebagai ujian bagi orang sholeh pada satu sisi dan sebagai adzab atau peringatan bagi pihak-pihak yang melanggar aturan hidup. Ini hal yang pasti. Hanya kita tidak akan serta merta mengarahkan telunjuk kita kepada pihak siapa musibah ini bermakna sebagai peringatan atau adzab. Kiranya muhasabah kaaffah atau total evaluation merupakan hal yang niscaya.
Karena fitnah syubhat dan sayahwatlah banyak diantara penduduk negeri ini yang mengobati musibah dengan pengorbanan syirkiyyah dan ritual syirik, semacam penanaman kepala kerbau ataupun larung sesaji, juga ruwatan untuk wilayah tertentu. Inilah krisis, musibah yang amat kita takutkan yaitu musibah yang mengenai masalah din. Fitnah syahwat dan syubuhat sengata dipelihara oleh musuh-musuh Islam, bahkan dibiayai, disanjung, diberi penghargaan dan sebagainya, tapi menipu. Persis inilah yang Allah firmankan:
وكذلك جعلنا لكل نبي عدوا شياطين الإنس والجن يوحي بعضهم إلى بعض زخرف القول غرورا ولو شاء ربك ما فعلوه فذرهم وما يفترون
Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syaitan-syaitan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia). Jika Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan. (Al An’am (6):112)
Sebaliknya orang-orang yang komit dengan keislaman dan memegang teguh ajaran Allah , akan diberi gelar beraliran keras, kolotan, tidak moderat, fundamentalis dan ungkapan-ungkpan yang senada.
Ibadah-ibadah yang formil sengaja di pelihara, tetapi bagaimana mereka hilangkan nilainya, dihilangkan ruhnya sehingga kaum muslimiin tidak paham dengan nilai peribadahannya sendiri. Mereka berupaya untuk memadamkan cahaya Allah, tetapi Allah akan menyempurnakan cahaya-Nya.
الله أكبر، الله أكبر، الله أكبر3x
الله أكبر ولله الحمد.
Hadirin jama’ah Idul Adh-ha rahimakumullah.
Karena itu dengan merenungi makna ibadah haji dan qurban ini, marilah kita wujudkan peribadi-peribadi muslim yang berkeyakinan Tauhid yang bersih dari kesyirikan, mengamalkan praktek ibadah yang bersih dari kebid’ahan dan menggalang muammalah yang baik dengan makhluk Allah berhiaskan akhlak yang mulia.
Dengan meneladani keluarga Ibrahim dan manasik haji Rasulullah kita akan dapati pelajaran yang penting antara lain:
1. Keikhlashan amal, baik amal hati, lisan maupun anggota badan hanya kepada Allah semata.
2. Jiwa sabar dan pantang menyerah dalam menghadapi segala problema hidup, tetap full tawakkal kepada Allah dengan tidak meninggalkan ikhtiar sebagai sunnatullah yang semestinya.
3. Disiplin dan meningkatkan professional sebagai hamba Allah dalam mengemban fungsi kholifah di muka bumi.
Sebagai kata kunci yang kita petik pagi ini adalah “more professional, more religious.”
اللهم لا تجعل مصيبتنا في ديننا ولا تجعل الدنيا أكبر هــمنا ولا مبلغ علمنا ولا تسلط علينا من لا يرحمنا
Ya Allah, janganlah Engkau jadikan musibah yang menimpa kami ini mengenai din kami, janganlah Engkau jadikan dunia ini menjadi cita-cita kami yang tertinggi dan janglah Engkau jadikan dunia sebagai puncak ilmu kami, janganlah Engkau kuasakan atas kami orng-orang yang tidak menyayangi kami.
اللهم انصر المجاهدين في كل مكان واجمع كلمتهم وثبت أقدامهم وانصرهم علي عدوك وعدوهم وانصرهم نصرا مؤزرا
Ya Allah, tolonglah para mujahidin di segala tempat dan satukanlah kalimat mereka, teguhkanlah pendirianmereka, bantulan mereka untuk mengalahkan musuh-Mu dan musuh mereka, bantulah mereka dengan pertolongan berlimpah.
اللهم أنج المجاهدين المسجونين والغارّين بدينهم في كل مكان
Ya Allah selamatkanlah para mujahidin yang terpenjarakan dan mereka yang di tempat-tempat terpencil untuk menyelamatkan din mereka di segala tempat.
اللهم العن كفرة أهل الكتاب الذين يصدون عن سبيلك ويكذبون رسلك و يقاتلون أولياءك.
Ya Allah, timpakan laknat kepada orang-orang kafir dari kalangan ahlu kitab yang menghalangi dari jalan-Mu serta mendustakan utusan-Mu dan membunuhi para wali-Mu.
اللهم خالف بين كلمهم وأنزل بهم بأسك الذي لا ترده عن القوم المجرمين
Ya Allah cerai beraikan antara kalimat mereka, timpakan kepada mereka siksa-Mu yang tidak ada yang mampu menolaknya dari kaum yang jahat.
ربنا آتنا في الدنيا حسنة و في الآخرة حسنة وقنا عذاب النار ربنا تقبل منا إنك أنت السميع العليم و تب علينا إنك أنت التواب الرحيم سبحان ربك رب العزة عما يصفون و سلام على المرسلين . والحمد لله رب العالمين
والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته